JAKARTA, iNews.id - Guru sejarah di Conflans Sainte Honorine, Prancis, dibunuh oleh remaja 18 tahun karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada para siswanya.
Korban, Samuel Paty, dipenggal kepalanya di pinggiran Paris dan jenazahnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan pada Jumat (16/10/2020) sore.
Berikut lima fakta pembunuhan Paty, seperti dikutip dari AFP, Minggu (18/10/2020):
1. Pelaku berasal dari Chechnya
Pelaku diketahui bernama Abdullakh Anzorov asal Chechnya, namun lahir di Moskow, Rusia. Dia tewas ditembak polisi karena berusaha melawan menggunakan pisau saat akan ditangkap.
Jaksa antiteror Prancis Jean Francois Ricard mengatakan, pelaku tewas setelah diterjang sembilan peluru.