Sama seperti burung unta, Emu juga memiliki kemampuan berlari yang mengagumkan. Ia diketahui dapat berlari dengan kecepatan mencapai 50 kilometer per jam.
Selain itu ia juga mempunyai kaki yang kuat untuk melindungi diri dari serangan pemangsa. Meski begitu, kematian yang disebabkan serangan burung yang masih berkerabat dengan burung kasuari ini belum pernah terjadi.
Bulu dan burung pitohui disebut mengandung alkaloid neurotoxic yang sangat kuat dari jenis batrachotoxin. Hal tersebut berguna untuk pertahanan diri melawan ular, raptor, hingga manusia.
Burung berbahaya ini merupakan endemik asal Papua Nugini.
Burung Kasuari merupakan burung paling berbahaya di dunia. Burung endemik asal Papua, Papua Nugini, dan Australia ini juga merupakan satu-satunya burung dilaporkan pernah membunuh manusia.
Kasus kematian pertama yang disebabkan oleh kasuari dilaporkan terjadi pada tahun 1926 yang menimpa seorang remaja berusia 16 tahun.