46 Warga China Ditangkap karena Memprotes Rencana Pemindahan Siswa

Nathania Riris Michico
Siswa di Hengyang, Provinsi Hunan, China, belajar di koridor sekolah sebelum ujian nasional untuk masuk universitas. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Polisi China menangkap 46 orang pengunjuk rasa yang melayangkan protes keras karena merasa tidak puas atas sistem sekolah setempat, Minggu (2/9/2018).

Para demonstran memprotes rencana pemerintah untuk memindahkan siswa ke asrama demi mengatasi penuh sesaknya ruang-ruang kelas. Lebih dari 600 pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor polisi Leiyang, Provinsi Hunan, untuk melakukan aksi.

Polisi Leiyang menyatakan, sebanyak 46 orang ditangkap ketika mereka berupaya membubarkan massa.

Dilapokan AFP, Senin (3/9/2018), sebagian besar pengunjuk rasa melemparkan botol-botor air plastik, batu bata, petasan, dan botol bir, hingga melukai lebih dari 30 polisi dan merusak beberapa kendaraan.

Polisi menyebut aksi protes itu sebagai tindakan tidak berguna karena hanya mencari masalah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
7 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal