4 Wilayahnya Setuju Gabung ke Rusia, Ukraina Bersumpah Akan Rebut Kembali

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah warga di Mariupol, Ukraina, memberikan suaranya dalam referendum yang digelar Rusia, Minggu (25/9/2022). (Foto: Reuters)

Kementerian itu menganggap referendum yang diselenggarakan oleh Rusia adalah tipuan belaka. “Ukraina dan komunitas internasional mengutuk tindakan Rusia seperti itu dan menganggapnya tidak berguna dan tidak berharga,” bunyi pernyataan itu.

Menurut Kemlu Ukraina, Kiev memiliki hak untuk memulihkan keutuhan wilayah negaranya dengan cara militer maupun diplomatik. Ukraina akan terus membebaskan wilayah yang diduduki sementara oleh Rusia.

“Ukraina tidak akan pernah menyetujui ultimatum Rusia. Upaya Moskow untuk membuat garis pemisah baru atau melemahkan dukungan internasional untuk Ukraina akan gagal,” kata pernyataan itu lagi. 

Empat wilayah Ukraina mengadakan referendum untuk bergabung dengan Rusia sejak Jumat (23/9/2022) hingga Selasa (27/9/2022) kemarin. Adapun keempat wilayah itu adalah Provinsi Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Referendum yang diinisiasi oleh Moskow itu menuai kecaman dari negara-negara Barat. Bahkan, beberapa sekutu dekat Rusia seperti Kazakhstan dan Turki juga menolak mengakui hasil pepera (penentuan pendapat rakyat) itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal