4 Fakta Rambut Unik Tiongkok Botak di Depan Panjang di Belakang, Nomor 3 Mengerikan

Ajeng Wirachmi
Rambut unik queue pria Tiongkok (Foto: The Daily China)

4. Pudar karena Revolusi

Gaya rambut queue perlahan pudar dan menghilang seiring revolusi pada 1911. Masyarakat merasa sangat tidak puas dengan pemerintahan Dinasti Qing. Apalagi, Tiongkok menderita kekalahan dalam perang melawan Jepang. Revolusi itu pun mengakhiri kekuasaan Dinasti Qing.

Para revolusioner di Tiongkok mengaitkan queue dengan pengaruh Dinasti Qing. Mereka memutuskan untuk memotong rambut sebagai bentuk pemberontakan. Langkah itu diikuti luas oleh masyarakat luas hingga menyebar ke seluruh Tiongkok. 

Kondisi ini sekaligus menandai jatuhnya Dinasti Qing. Bahkan, kaisar terakhir dinasti juga memotong rambutnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Internasional
2 hari lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Nasional
4 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
7 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal