4 Fakta Rambut Unik Tiongkok Botak di Depan Panjang di Belakang, Nomor 3 Mengerikan

Ajeng Wirachmi
Rambut unik queue pria Tiongkok (Foto: The Daily China)

4. Pudar karena Revolusi

Gaya rambut queue perlahan pudar dan menghilang seiring revolusi pada 1911. Masyarakat merasa sangat tidak puas dengan pemerintahan Dinasti Qing. Apalagi, Tiongkok menderita kekalahan dalam perang melawan Jepang. Revolusi itu pun mengakhiri kekuasaan Dinasti Qing.

Para revolusioner di Tiongkok mengaitkan queue dengan pengaruh Dinasti Qing. Mereka memutuskan untuk memotong rambut sebagai bentuk pemberontakan. Langkah itu diikuti luas oleh masyarakat luas hingga menyebar ke seluruh Tiongkok. 

Kondisi ini sekaligus menandai jatuhnya Dinasti Qing. Bahkan, kaisar terakhir dinasti juga memotong rambutnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Nasional
11 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Internasional
13 hari lalu

Keji, Suami Bakar Jasad Istri di Kebun Binatang

Internasional
15 hari lalu

Indonesia Pinjamkan Sepasang Komodo ke Kebun Binatang Jepang, Ditukar Panda Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal