386 Warga Gaza Tewas akibat Serangan Israel Selama Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 tidak menghentikan agresi militer Israel di Jalur Gaza (Foto: AP)

Serangan-serangan tersebut terjadi secara sporadis namun konsisten, menargetkan berbagai wilayah yang sebelumnya dinyatakan sebagai zona aman atau area evakuasi.

Pelanggaran Gencatan Senjata Meluas ke Akses Bantuan

Selain serangan militer, Israel juga dituding melanggar gencatan senjata dengan membatasi masuknya bantuan kemanusiaan. Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, Israel hanya mengizinkan rata-rata 226 truk bantuan per hari, jauh di bawah kesepakatan awal sebanyak 600 truk per hari.

Pembatasan itu membuat kondisi kemanusiaan terus memburuk persediaan obat-obatan semakin menipis, rumah sakit beroperasi jauh di bawah kapasitas, dan ratusan ribu pengungsi kekurangan air bersih serta pangan.

Organisasi bantuan internasional juga berulang kali memperingatkan bahwa lambannya pasokan bantuan dapat menyebabkan lonjakan kematian tidak langsung, termasuk dari penyakit, kelaparan, dan luka yang tidak tertangani.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal