NEW YORK, iNews.id - Sekitar 3,5 juta dokumen terkait dengan kasus predator seks Jeffrey Epstein dipamerkan dalam eksebisi di Kota New York, Amerika Serikat. Penyelenggaranya adalah kelompok advokasi transparansi AS, Institute of Primary Facts (IPF).
Seluruh dokumen resmi yang telah diungkap Departemen Kehakiman tersebut dicetak dalam satu papan besar.
Pameran diberi nama 'Ruang Baca Peringatan Donald J Trump dan Jeffrey Epstein' itu memasukkan semua dokumen yang dirilis berdasarkan Undang-Undang Transparansi Dokumen Epstein dalam 3.437 volume, semuanya diberi nomor dan diurut.
“Kebenaran sulit disangkal ketika dicetak dan diikat untuk Anda lihat,” demikian bunyi situs web IPF.
Epstein dan Trump sempat berteman selama beberapa dekade sebelum berselisih pada 2004 dipicu bisnis properti. Setelah itu mereka pecah kongsi, bahkan Trump sering mengecam mantan sekutunya itu.
Trump juga berulang kali membantah melakukan kesalahan setelah namanya berulang kali muncul dalam dokumen Epstein.
Pameran ini terbuka untuk umum hingga 21 Mei.