3.000 Lebih Tank Rusia Hancur Selama Perang di Ukraina

Anton Suhartono
Rusia dilaporkan kehilangan lebih dari 3.000 tank selama perang di Ukraina yakni sejak Februari 2022 (Foto: Kemhan Rusia)

HONG KONG, iNews.id - Rusia dilaporkan kehilangan lebih dari 3.000 tank selama perang di Ukraina yakni sejak Februari 2022, demikian laporan lembaga think tank Inggris, Institut Kajian Strategis Internasional (IISC). Meski demikian Rusia masih memiliki stok yang cukup untuk perang panjang.

Dalam laporan militer tahunan yang dirilis Selasa (13/2/2024), IISC mengungkap, Rusia bakal mengandalkan tank persediaan lama dalam perang yang diperkirakan masih akan panjang.

“Moskow mampu menukar kualitas dengan kuantitas, mengeluarkan ribuan tank tua dari gudang dengan jumlah yang kadang-kadang mencapai 90 tank per bulan,” bunyi laporan IISC, seperti dilaporkan Reuters.

Rusia berpotensi mengalami kerugian besar untuk perang 3 tahun berikutnya meski tetap memproduksi lagi tank-tank baru yang kualitasnya sama atau bahkan lebih rendah.

Data Military Balance mengungkap, pasukan Beruang Merah memiliki 1.750 tank tempur aktif utama saat ini, mulai dari T-55 berusia puluhan tahun hingga T-80 dan T-90 yang lebih modern. Itu belum termasuk 4.000 unit tambahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal