30 Negara Gelar Konferensi Bahas Ransomware dan Kejahatan Siber, Rusia Tak Diajak

Anton Suhartono
AS tak ajak Rusia dalam konferensi internasional membahas ransomware dan kejahatan siber (Foto: Reuters)

"Kami melakukan diskusi aktif dengan Rusia, tapi dalam forum khusus ini mereka tidak diundang untuk berpartisipasi," ujarnya, seraya menambahkan, Rusia akan dilibatkan dalam acara mendatang, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/10/2021).

Banyak geng ransomware beroperasi di Ukraina dan Rusia. Beberapa pejabat dan analis AS mengatakan geng ransomware Rusia beroperasi dengan persetujuan diam-diam Kremlin, namun tidak dikendalikan secara langsung oleh pemerintah.

Sementara itu Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan saat pembukaan acara mengatakan, pertemuan ini menunjukkan negara-negara peserta mengakui urgensi ancaman ransomware.

"Kami memandang kerja sama internasional sebagai dasar dari kemampuan bersama untuk menangani ekosistem ransomware, meminta pertanggungjawaban penjahat dan negara-negara yang menampung mereka, serta mengurangi ancaman terhadap warga negara kami," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal