3 Pekan Ketenangan Berakhir, Bentrokan Kembali Pecah di Mal-Mal Hong Kong

Nathania Riris Michico
Polisi Hong Kong berusaha membubarkan pengunjuk rasa di mal New Town Plaza. (FOTO: AFP)

Kerusuhan ini merupakan pertama kalinya terjadi dalam tiga pekan terakhir.

Hong Kong dilanda protes pro-demokrasi besar-besaran selama enam bulan yang menyebabkan pertempuran sengit antara polisi dan demonstran. Hal ini juga menyebabkan akses transportasi harian terganggu.

Sebulan terakhir aksi kekerasan dan perusakan berhenti setelah partai-partai pro-demokrasi menang telak dalam pemilihan dewan lokal.

Pekan lalu, sekitar 800.000 orang berbaris dengan damai di jalanan.

Namun kemarahan publik tetap muncul saat China dan pemimpin kota Carrie Lam tidak menunjukkan tanda-tanda memberikan konsesi lebih lanjut meskipun pemilu berhasil.

Lam saat ini berada di China untuk kunjungan tahunan dan dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping pada Senin (16/12/2019).

Aksi protes itu awalnya dipicu rencana yang sudah dibatalkan untuk memungkinkan para kriminal diekstradisi ke daratan China. Sejak itu, protes berubah menjadi pemberontakan melawan pemerintahan China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
31 hari lalu

Demo Iran Makin Chaos! 217 Orang Dilaporkan Tewas

Nasional
1 bulan lalu

Surati Polri, Hakim Ad Hoc bakal Demo di Depan Istana 22-23 Januari 2026

Internasional
1 bulan lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal