JAKARTA, iNews.id -c
China sendiri diketahui sebagai salah satu negara kreditur terbesar di dunia. China juga dianggap sengaja memberikan utang ke negara lain dengan iming-iming nilai pinjaman yang besar.
Namun, di sisi lain Negeri Tirai Bambu itu membuat kontrak yang akan menguntungkan mereka apabila negara yang berhutang tidak bisa melunasinya tepat waktu.
Hal ini pun membuat China menerima banyak kritik lantaran praktik pinjamannya ke negara lain yang justru membuat negara-negara tersebut kesusahan membayar utangnya.
Berikut iNews.id telah merangkum tiga negara yang asetnya karena tak mampu bayar utang China.
Negara di Asia Tengah ini menjadi negara yang cukup bergantung dengan utang China untuk melakukan pembangunan. Misalnya adalah saat proyek pembangunan gedung parlemen baru, Tajikistan mendapat kucuran dana dari China sekitar 120 juta dollar AS dari total estimasi pembangunan yang mencapai 250 juta dollar AS.