Sri Lanka Paparkan Rencana Restrukturisasi Utang kepada Kreditur Internasional Pekan Ini

Aditya Pratama
Sri Lanka akan melakukan presentasi kepada kreditur internasionalnya pada hari Jumat pekan ini terkait rencana restrukturisasi utang dan dana talangan IMF. (Foto: Reuters)

KOLOMBO, iNews.id - Sri Lanka akan melakukan presentasi kepada kreditur internasionalnya pada hari Jumat pekan ini. Pembahasan tersebut di antaranya terkait rencana restrukturisasi utang dan dana talangan dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Mengutip Reuters, Sri Lanka mengalami krisis ekonomi terburuknya sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1948. Krisis tersebut disebabkan salah urus ekonomi selama bertahun-tahun ditambah pandemi Covid-19 yang menyebabkan gagal bayar atas utang negaranya. 

Kementerian Keuangan Sri Lanka menyampaikan melalui firma hukum Clifford Chance bahwa panggilan online pada 23 September akan terbuka untuk semua kreditur eksternal dan terdapat sesi interaktif di mana para peserta dapat mengajukan pertanyaan.

"Pihak berwenang bermaksud untuk memperbarui kreditur eksternal mereka pada perkembangan ekonomi makro terbaru, tujuan utama dari paket reformasi yang disepakati dengan IMF dan langkah selanjutnya dari proses restrukturisasi utang," tulis pernyataan tersebut dikutip, Senin (19/9/2022).

Kesengsaraan Sri Lanka memuncak pada Juli ketika Presiden sebelumnya Gotabaya Rajapaksa meninggalkan negara itu dan mengundurkan diri setelah protes publik yang diwarnai kekerasan.

Penggantinya, Ranil Wickremesinghe telah berhasil mencapai kesepakatan awal dengan IMF yang akan memberikan negara itu pinjaman sebesar 2,9 miliar dolar AS selama empat tahun.

Pinjaman Sri Lanka begitu kompleks, sehingga perkiraan totalnya berkisar 85 miliar dolar AS hingga lebih dari 100 miliar dolar AS. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

57 tahun lalu

Chatib Basri Beberkan 3 Tugas Menkeu Hadapi Tekanan Fiskal: Potong, Naikkan, Pinjam

57 tahun lalu

Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Capai 146,2 Miliar Dolar AS, BI Sebut Lampaui Standar IMF

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal