3 Kapalnya Ditembak dan Ditahan, Warga Ukraina Demo di Kedubes Rusia

Nathania Riris Michico
Aksi unjuk rasa dan bakar mobil di depan kedubes Rusia di Kiev, Ukraina. (Foto: Reuters)

"Kami sangat marah. Kami harus memutuskan semua hubungan diplomatik dengan negara ini sejak lama."

Selama pertemuan DK PBB dan Pertahanan Nasional Ukraina, Presiden Petro Poroshenko menggambarkan tindakan Rusia sebagai tidak beralasan dan gila.

Hari ini, kata Poroshenko, dia akan meminta parlemen untuk memperkenalkan darurat militer. Namun dia menekankan bahwa ini tidak berarti "deklarasi perang" dari Ukraina.

"Ukraina tidak berencana untuk memerangi siapa pun," katanya.

Sementara itu, kementerian pertahanan Ukraina mengumumkan perintah telah diberikan untuk menempatkan militer pada kesiapan tempur penuh.

Ketegangan meningkat baru-baru ini di Laut Hitam dan Laut Azov di semenanjung Krimea, yang dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

4 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

5 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal