Hingga 20 Agustus, Israel hanya mengizinkan 2.187 truk memasuki Gaza atau hanya cukup memenuhi kebutuhan kurang dari 15 persen penduduknya.
Otoritas Gaza mengungkap sebagian besar truk dijarah oleh kelompok-kelompok yang didukung oleh militer Zioni.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan, bahan bakar, dan obat-obatan secara memadai, Gaza membutuhkan setidaknya 600 truk setiap hari.