Kemhan Rusia mengungkapkan, serangan pada Senin lalu itu dilakukan dengan menggunakan senjata peluncur udara presisi tinggi. Akibat serangan tersebut, persenjataan dan amunisi buatan Barat yang terkonsentrasi di area pabrik Kremenchuk itu berhasil dihancurkan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian menuding dua rudal Rusia yang ditembakkan ke Kremenchuk telah menghantam pusat perbelanjaan ramai pengunjung. Akibatnya, belasan warga sipil tewas.
Zelensky mengatakan, Rusia layak disebut sebagai sponsor terorisme. Dia yakin, serangan rudal terhadap pusat perbelanjaan di Kremenchuk itu adalah tanggung jawab Rusia.