2 Penembakan Massal Guncang AS, Trump: Tak Ada Tempat untuk Kebencian di AS!

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP / Nicholas Kamm)

"Kita harus menghentikannya. Ini telah berlangsung bertahun-tahun, dan bertahun-tahun di negara kita," tandas Trump.

Di Texas, 26 orang terluka, dan di Ohio, 27 orang dilaporkan terluka. Di Ohio, penembak tewas dalam waktu sekitar 30 detik oleh polisi yang berpatroli di dekat situ; mencegah jatuhnya korban jiwa yang bisa berkali-kali lipat.

Kepala Kepolisian Dayton Richard Biehl mengatakan pria bersenjata yang ditembak mengenakan topeng dan rompi anti-peluru dan membawa senapan serbu yang dilengkapi dengan magazines 100-putaran.

"Anda bisa melihat mayat-mayat itu benar-benar mulai jatuh dan kami tahu itu lebih besar dari sekadar baku tembak," ujar Anthony Reynolds, yang berada di luar bar Dayton ketika penembakan dimulai, kepada NBC News.

Polisi menyebut pria bersenjata itu pria kulit putih berusia 24 tahun bernama Connor Betts dan mengatakan bahwa saudara perempuannya termasuk di antara yang tewas. Mereka pergi berdua ke lokasi pembantaian.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal