Salah satu tersangka yang ditangkap hanya diidentifikasi dengan inisial MZ, seorang warga negara Rusia berumur 24 tahun. Dia memasuki area pabrik dan mencoba mengambil foto.
“Pria itu menggunakan semacam semprotan terhadap tentara ketika mencoba melarikan diri setelah dihentikan oleh penjaga,” kata Kemhan Albania.
Adapun dua tersangkat lainnya yaitu seorang perempuan Rusia berinisial ST berusia 33 tahun, dan seorang pria Ukraina FA berumur 25 tahun, juga ditangkap di sekitarnya.
Selama liburan musim panas, Albania dikunjungi oleh banyak turis Rusia dan Ukraina. Pangkalan Militer Gramsh berjarak lebih dari 70 kilometer dari pantai yang menjadi tujuan wisata populer di negeri itu.
Pada era komunis berkuasa, Pabrik Gramsh di Albania digunakan untuk memproduksi senapan Rusia jenis AK 47. Menurut situs web Kemhan, pabrik tersebut hari ini menyediakan layanan manufaktur untuk industri pertahanan, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.
Albania menjadi anggota NATO sejak 2009.