2 Orang Italia Meninggal Dunia akibat Gelombang Panas di Eropa

Muhammad Sukardi
Gelombang panas di Eropa memakan korban jiwa. (Foto: AP)

Di Prancis, banyak kota mengalami malam dan siang terpanas yang pernah tercatat pada bulan Juni, tetapi para peramal cuaca mengatakan gelombang panas diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Selasa (1/7/2025).

Menteri Iklim Agnès Pannier-Runacher menyebutnya sebagai situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, wilayah Paris telah mengaktifkan peringatan merah, bersama dengan 15 wilayah Prancis lainnya," ungkap BBC, Selasa (1/7/2025).

Lebih lanjut, Kementerian Pendidikan mengatakan 1.350 sekolah umum akan ditutup sebagian atau seluruhnya pada hari Selasa.

Di Italia, wilayah Tuscany mengalami peningkatan jumlah pasien rawat inap di rumah sakit sebesar 20 persen.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas Menyengat di AS! Chelsea Latihan Ditemani Kipas Angin

57 tahun lalu

Cuaca di Makkah Panas Ekstrem, Kemenag Ingatkan Jemaah Batasi Umrah Sunnah

57 tahun lalu

Kenapa Hujan Deras Turun meski Panas Terik di Siang Hari? Ini Penjelasan BMKG

57 tahun lalu

Penyebab Kematian Penyanyi Peabo Bryson Terungkap, Alami Stroke Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal