2 Menteri Israel Serukan Pemukim Yahudi Rebut Gaza, Picu Kecaman Keras Palestina

Anton Suhartono
Dua menteri sayap kanan Israel, termasuk Itamar Ben Gvir, mendesak orang Yahudi untuk merebut kembali Jalur Gaza (Foto: Reuters)

“Kami berteriak dan memperingatkan. Jika tidak menginginkan (kejadian) tanggal 7 Oktober lagi, kita harus pulang ke rumah dan menguasai lahannya," kata Ben Gvir, seperti disiarkan stasiun televisi Channel 12.

Dia menambahkan ada kebutuhan untuk mendorong perpindahan warga Gaza.

Para peserta meneriakkan dukungan mereka untuk membangun kembali pemukiman Yahudi di Gaza dan bagian utara Tepi Barat yang diduduki.

Sementara itu Smotrich mengatakan banyak anak-anak yang pindah dari permukiman di Gaza kembali sebagai tentara untuk berperang melawan Hamas. Dia juga menegaskan perlawanan atas keputusan pemerintah saat itu untuk mengevakuasi pemukiman Yahudi dari Gaza.

“Kita tahu dampaknya dan berusaha mencegahnya,” kata Smotrich.

Israel yang menarik pemukim dan militernya dari Gaza pada 2005 setelah mendudukinya selama 38 tahun.

Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur, wilayah yang diharapkan Palestina menjadi ibu kota negara di masa depan, direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967. 

Sebagian besar negara menganggap pemukiman Yahudi yang dibangun di sana ilegal. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal