2 Hari Diserang Rudal Rusia, 30 Persen Infrastruktur Energi Ukraina Porak-poranda

Ahmad Islamy Jamil
Sebuah gedung di Kota Kiev, Ukraina, hancur sebagian akibat diserang rudal Rusia, Senin (10/10/2022). (Foto: Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, serangan rudal oleh pasukannya menyasar pos-pos komando militer, infrastruktur energi, dan komunikasi Ukraina, pada Senin pagi. Menurut dia, serangan Rusia kali ini sebagai balasan atas ledakan di Jembatan Krimea, pekan lalu—yang dia tuduh sebagai akibat ulah pasukan Ukraina.

Putin menyebut ledakan di jembatan sebagai serangan teroris yang bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur sipil Rusia. Menurut dia, Kiev telah berperilaku layaknya kelompok teroris yang paling menjijikkan. Putin pun bersumpah, tidak akan membiarkan kejahatan rezim Kiev tanpa membalasnya.

Selain itu, Putin juga menuduh Ukraina melakukan tiga “serangan teroris” terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kursk dan mencoba meledakkan pipa gas TurkStream.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Buka Peluang Kolaborasi Internasional, Bangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal