2 Gereja Diserang Ratusan Bandit Bersenjata, 3 Orang Tewas dan Sebagian Diculik

Umaya Khusniah
Gereja di Nigeria kembali menjadi sasaran orang-orang bersenjata. (Foto: vanguardngr.com)

"Mereka menculik sejumlah warga dan merusak rumah-rumah sebelum akhirnya melarikan diri," kata seorang warga. 

Pastor Adebayo Oladeji, juru bicara asosiasi mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. 

"Kita belum keluar dari duka atas penembakan di Owo beberapa waktu lalu, satu lagi telah terjadi di Kaduna,” katanya kepada The Associated Press. 

Banyak serangan yang menargetkan daerah pedesaan di wilayah utara Nigeria. Orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor sering tiba dalam jumlah ratusan di daerah-daerah di mana pasukan keamanan Nigeria kalah jumlah dan persenjataannya.

Biasanya diperlukan waktu berbulan-bulan bagi polisi untuk melakukan penangkapan. Pihak berwenang telah mengidentifikasi penyerang karena sebagian besar gembala muda dari Suku Fulani terjebak dalam konflik pastoral Nigeria antara masyarakat tuan rumah dan penggembala karena akses terbatas ke air dan tanah.

Sebagian besar Nigeria telah berjuang dengan masalah keamanan, dengan Kaduna sebagai salah satu negara bagian yang paling terpukul. Sedikitnya 32 orang tewas di daerah Kajuru pekan lalu dalam serangan yang berlangsung selama berjam-jam di empat desa.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kemlu Pastikan Penabrak Bocah WNI hingga Tewas di Singapura Sudah Ditahan

Megapolitan
3 hari lalu

Jalan Berlubang di Jaktim Bikin Pelajar Tewas Kecelakaan, Pramono Minta Segera Ditambal

Nasional
3 hari lalu

Bocah 6 Tahun asal Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Singapura

Internasional
6 hari lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal