1.800 Orang Tewas akibat Virus Korona, China Desak Pasien yang Sembuh Sumbangkan Plasma Darah

Nathania Riris Michico
Warga mengenakan masker saat berjalan di Beijing. (FOTO: GREG BAKER / AFP)

Jumlah kasus baru yang dilaporkan di luar provinsi Hubei hanya 79, turun dari 890 pada 4 Februari.

Ini menandai jumlah kasus baru terendah di luar provinsi yang dilanda virus sejak 23 Januari.

Otoritas kesehatan nasional China menyebut, angka yang menurun adalah tanda bahwa wabah terkendali.

Namun, kepala Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tren ini harus ditafsirkan dengan sangat hati-hati.

"Tren dapat berubah karena populasi baru terpengaruh. Masih terlalu dini mengatakan apakah penurunan yang dilaporkan ini akan berlanjut. Setiap skenario masih di ada," katanya, seperti dilaporkan AFP, Selasa (18/2/2020).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
11 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
12 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
1 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal