13 Pendemo Myanmar Ditembak Mati, Sejumlah Ledakan Hantam Kota Yangon

Ahmad Islamy Jamil
Demonstrasi massa penentang kudeta militer di Kota Yangon, Myanmar, Maret lalu. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.idKekerasan di Myanmar terus berlanjut. Aparat setempat menembaki para pendemo yang menentang kudeta, Rabu (7/4/2021), menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai sejumlah orang lainnya.

Pada hari yang sama, serangkaian ledakan kecil menghantam pusat bisnis yang juga kota terbesar Myanmar, Yangon. Tak hanya itu, sebuah pabrik milik China juga dibakar.

Junta militer negara itu menyatakan, gerakan protes sipil telah “menghancurkan” Myanmar.

Menurut data yang dihimpun sebuah kelompok aktivis, sudah lebih dari 580 orang tewas di Myanamr sejak kudeta 1 Februari. Berbagai aksi protes dan mogok nasional pun terus berlanjut sejak itu, meski junta militer menggunakan kekerasan yang menelan korban jiwa untuk memadamkan gerakan massa tersebut.

Reuters melansir, aparat keamanan pada Rabu ini melepaskan tembakan terhadap massa pengunjuk rasa di Kota Kale yang terletak di bagian barat laut Myanmar.  Seorang penduduk setempat dan media Myanmar Now melaporkan, 11 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Galian di Fatmawati Terungkap, Diduga karena Kabel Listrik Tegangan Tinggi

57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal