11 Tewas akibat Suhu Dingin Ekstrem, Pemerintah Negara Bagian AS Tutup

Nathania Riris Michico
Air di danau Michigan di Chicago membeku akibat suhu dingin yang ekstrem, Kamis (31/1). (Foto: AP)

CHICAGO, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan sebanyak 11 orang meninggal pekan ini akibat suhu musim dingin terendah yang memecahkan rekor.

Perkuliahan dibatalkan di University of Iowa di Iowa City, di mana seorang siswa ditemukan dalam keadaan stress berat di belakang gedung kampus saat cuaca yg ekstrim dingin.

Dingin angin ketika mahasiswa tersebut ditemukan mencapai minus-46 Celcius; mahasiswa itu kemudian meninggal di rumah sakit.

Dilaporkan Associated Press, Jumat (1/2/2019), di Moline, Illinois, suhu turun ke -36 derajat Celcius pada Kamis (31/1/). Di Norris Camp, Minnesota, suhu turun ke -44 derajat Celcius pada Rabu kemarin dan membuat lokasi itu menjadi yang terdingin di AS dan salah satu tempat terdingin di Bumi pada saat itu.

Di Detroit, pabrik-pabrik mobil ditutup pada pertengahan pekan ini untuk melindungi para pekerja dan menghemat energi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

Detik-Detik Blackout Sumatra, Transmisi Listrik 500 KV Bermasalah hingga Sistem Lumpuh

57 tahun lalu

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

57 tahun lalu

BMKG Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, Cuaca Ekstrem Mengintai Aceh Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal