10.000 Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja Prancis

Djairan
Sedikitnya 10.000 anak diduga menjadi korban pelecehan seksual di gereja Katolik Prancis (Foto: AFP)

Konferensi Wali Gereja Prancis pada November 2018 sepakat membentuk CIASE, setelah skandal besar terkait pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi berulang kali mengguncang gereja Katolik di dalam dan luar Prancis.

Tindakan itu memicu reaksi beragam dari para korban yang merasa terbantu berkat adanya wadah bagi para penyintas untuk melapor. Namun, CIASE masih mempertanyakan apakah Kejaksaan Prancis bersedia dan mampu mengajukan tuntutan atas skandal besar ini.

Anggota CIASE terdiri lebih dari 20 tokoh yang diambil dari latar belakang hukum, akademisi, dan medis. 

CIASE mulanya dijadwalkan menyampaikan hasil investigasi pada akhir 2020, namun penyelidikan diperpanjang hingga September 2021.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Anak Menolak Disuapi, Dokter Ungkap Kesalahpahaman Orang Tua saat MPASI

11 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

12 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

13 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal