100 Hari Kematian Khashoggi, Amnesty Desak Penyelidikan Internasional

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Lembaga hak asasi manusia (HAM) Amnesty International menyerukan penyelidikan internasional atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Hal ini disampaikan menandai hari ke-100 sejak pembunuhan kontributor The Washington Post itu, Kamis (10/1/2019).

Sejak dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018, Kerajaan telah menyeret 11 pelaku ke pengadilan.

"Kami sekali lagi menyerukan penyelidikan internasional di bawah otoritas PBB atas pembunuhan Jamal Khashoggi," kata Goksu Ozahishali, salah seorang perwakilan Amnesty International Turki, dalam pernyataan yang dibacakan di depan konsulat Saudi, dikutip dari AFP.

"Kami menuntut keadilan bagi Jamal Khashoggi yang berjuang untuk kebebasan berekspresi di dunia Arab," kata Ozahishali lagi.

Setelah itu, aktivis Amnesty secara simbolis memasang penanda jalan bertulis 'Jalan Jamal Khashoggi' di depan konsulat Saudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal