Selain persoalan kapasitas kamar, Timwas DPR RI juga menerima keluhan jemaah terkait layanan katering. Dia menyebut, sejumlah jemaah mengaku kekurangan asupan sayur dalam menu makanan yang disediakan.
“Banyak juga yang dari jamaah tadi menyampaikan kurang sayur sehingga dia tidak bisa atau terhambat untuk BAB,” kata dia.
Dia juga menyampaikan menemukan kekurangan stok obat-obatan di hotel tersebut. Berdasarkan hasil dialog dengan tenaga kesehatan di lokasi, sejumlah obat ringan seperti parasetamol dilaporkan habis.
“Tadi kita berbicara dengan dokter yang ada di sini. Banyak masalah kesehatan, tapi yang perlu kita ingat bahwa stok obat itu tidak memadai. Ada beberapa obat, boleh dikatakan hampir setengah keseluruhan obat habis,” ucapnya.
Menurutnya, kekosongan obat ringan dapat menghambat penanganan awal jamaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan flu. Untuk itu, Timwas DPR RI meminta kebutuhan obat-obatan bagi jemaah dapat segera dipenuhi.
“Oleh sebab itu, ini yang dijadikan catatan penting bahwa kebutuhan obat harus tersedia sebagaimana mestinya,” ujarnya.