GOWA, iNews.id – Momen mendebarkan mewarnai pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026) sore. Dua orang jemaah calon haji nyaris tertinggal bus yang akan membawa mereka menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar, lantaran terjebak kemacetan parah di perjalanan.
Kedua jemaah yang terdiri atas seorang pria dan wanita tersebut tampak kebingungan saat tiba di lokasi pemberangkatan, di mana bus yang mengangkut rombongan sudah bersiap untuk melaju.
Keduanya berhasil menaiki bus tepat sebelum rombongan benar-benar meninggalkan lokasi. Diduga, keterlambatan tersebut dipicu oleh padatnya arus lalu lintas menuju titik kumpul, ditambah dengan ribuan pengantar yang memadati area pemberangkatan.
Suasana haru dan penuh sesak mewarnai momen tersebut. Ribuan keluarga pengantar rela berdesak-desakan demi bisa melihat wajah sanak saudara mereka untuk terakhir kalinya sebelum bertolak ke Tanah Suci.
"Suasananya ramai sekali, kami harus berdesakan hanya untuk menyalami keluarga sebelum mereka naik ke bus," ujar Ningsi, salah satu keluarga pengantar jamaah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, Alim Bahri menjelaskan, tahun ini Kabupaten Gowa memberangkatkan total 1.452 jemaah calon haji yang terbagi dalam 10 kelompok terbang (kloter).
Dari ribuan jamaah tersebut, terdapat profil jamaah yang menarik perhatian. JCH termuda dari Kabupaten Gowa tercatat berusia 17 tahun, sementara jamaah tertua merupakan lansia yang telah menginjak usia 94 tahun.
"Total ada 1.452 jamaah yang terbagi dalam 10 kloter. Kami memastikan seluruh pelayanan dilakukan maksimal, termasuk pendampingan bagi jamaah lansia," kata Alim Bahri.