Sebagai pengganti, sebanyak 13 jemaah cadangan dipastikan berangkat tahun ini. Seluruhnya telah melunasi biaya perjalanan haji sehingga langsung diproses untuk pemberangkatan.
"Yang terakhir ini ada 13 jemaah asal Jember. Ada empat orang yang nanti gabung dengan Lumajang, sisanya sembilan jemaah masuk kloter Jember," katanya.
Para jemaah cadangan tersebut juga telah mendapatkan manasik haji secara dadakan di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Jember. Mereka akan diberangkatkan dalam beberapa kelompok terbang (kloter) berbeda dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang berbeda pula.
Salah satu jemaah cadangan, Muklis, mengaku sangat bahagia akhirnya bisa berangkat haji tahun ini. Dia bahkan tidak kuasa menahan haru setelah penantian panjang selama 15 tahun untuk bisa pergi ke Tanah Suci.
"Wah saya senang sekali sampai menangis, ya Allah luar biasa kabulkan doa kami. Saya berangkat bersama istri sudah menunggu 15 tahun," ujarnya.
Keberangkatan jemaah cadangan ini menjadi kabar bahagia di tengah duka yang menyelimuti kepergian enam jemaah sebelumnya. Dengan adanya tambahan jemaah cadangan, total jemaah haji asal Jember tahun ini meningkat menjadi 2.956 orang.
Kementerian Haji dan Umroh Jember memastikan seluruh jemaah yang berangkat telah memenuhi syarat administrasi dan kesehatan.