“Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jemaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati,” tambahnya.
Dia menyampaikan, petugas juga terus ditempatkan di titik-titik layanan strategis untuk membantu jemaah saat antre baik pengambilan bagasi, pemeriksaan dokumen, hingga pergerakan menuju bus.
Abdul memastikan Daker Bandara akan terus melakukan evaluasi harian seiring bertambahnya kedatangan jemaah.
“Kedatangan jemaah masih terus berjalan. Karena itu, layanan di bandara akan terus kami evaluasi setiap hari. Prinsipnya, jemaah harus merasa aman, nyaman, terbantu, dan merasakan negara benar-benar hadir dalam memenuhi kebutuhan mereka,” ucap dia.