Waspada Level II, Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Anak Krakatau

iNews

LAMPUNG, iNews.id - Setelah mengalami erupsi yang cukup besar dua pekan lalu, aktivitas Gunung Anak Krakatau terlihat di Selat Sunda relatif normal, Selasa (2/10/2018).

Namun, dari visual CCTV teramati sinar api serta terdengar dentuman dan getaran kaca yang dirasakan dari pos pantau Gunung Anak Krakatau. Tak hanya menimbulkan khawatiran warga, erupsi gunung tersebut yang terjadi sejak tiga bulan terakhir menyebabkan alat seismograf di Gunung Anak Krakatau rusak.

Kondisi gunung yang membahayakan keselamatan membuat pos pantau belum bisa melakukan perbaikan. Hingga saat ini, Gunung Anak Krakatau berstatus waspada level II. Seluruh masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati gunung dalam radius 2 kilometer.

Video Editor : Mu'arif Ramadhan

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda Erupsi, Ketinggian Abu Vulkanik 5 Ribu Meter

57 tahun lalu

3 Kali Erupsi, Status Gunung Anak Krakatau Siaga

57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda Erupsi

57 tahun lalu

Video Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meningkat 

57 tahun lalu

Timbulkan Bencana Tsunami, Berikut Sejarah Gunung Krakatau Sejak 1883

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal