Merasa Tertipu, Korban Robot Trading Fahrenheit di Bali Lapor Polisi

Indira Arri
Mu'arif Ramadhan
Korban dugaan penipuan dengan modus investasi robot trading lapor polisi.

DENPASAR, iNews.id - Korban dugaan penipuan dengan modus investasi robot trading lapor polisi. Perwakilan korban melapor ke Direskrimsus Polda Bali, Senin (14/3/2022) siang.

Mereka mengaku nasabah di Bali mengalami kerugian hingga total ratusan miliar rupiah. Tujuh orang perwakilan ini mewakili 700 nasabah investasi robot trading yang tertipu. Mereka melaporkan perusahaan trading PT FSP Academy Pro atas dugaan penipuan.

Para nasabah ini mengaku menginvestasikan uang puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah per orang. Pada Januari 2022 pihak PT FSP menghentikan trading dengan alasan sedang mengurus perijinan. Trading sempat dibuka kembali pada Maret 2022, namun para nasabah justru mengalami kerugian hingga dana investasi habis.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Headline iNEWS.ID: 5 Artis Diperiksa Polisi terkait Kasus Robot Trading Net89

57 tahun lalu

Headline iNEWS.ID: KPK Tangkap Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos di Singapura hingga Jersey Terbaru Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Kades di Brebes Tilep Dana Desa Hampir Rp1 Miliar Akibat Kecanduan Judi Online dan Trading

57 tahun lalu

Tersangka Investasi Bodong dan Pendiri Viral Blast Global Ditangkap Polri di Bangkok Thailand

57 tahun lalu

Penampakan Rumah Mewah Tersangka Penipu Trading Wahyu Kenzo yang Disegel Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal