Menu Pencegahan Stunting Hanya Nasi dan Tahu, Kadinkes Kota Depok Angkat Bicara

Ifaldi Musyadat
Iyungrizki
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok angkat bicara terkait viralnya menu makanan program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita stunting. (Foto: iNews.id)

DEPOK, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok angkat bicara terkait viralnya menu makanan program pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita stunting. Hal tersebut menuai sorotan karena makanan yang diberikan hanya nasi, kuah, dan tahu.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati pun menegaskan bahwa porsi program PMT yakni enam hari kudapan dan satu hari makanan lengkap. Pengaturan menu makan juga sudah berdasarkan petunjuk teknis Kemenkes.

Namun, ia mengakui bahwa untuk program PMT di wilayah Kecamatan Tapos ada yang miss. Mary menjelaskan bahwa alokasi Rp18 ribu per paket tersebut termasuk biaya pajak hingga kemasan yang dapat terus dipakai warga penerima manfaat PMT.

Produser: Reza Ramadhan

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Headline iNEWS.ID: Prabowo Yakin Indonesia Bebas dari Kemiskinan Sebelum 2045 hingga Kades Bergaya Yakuza Ubah Desa di Banjarnegara

57 tahun lalu

Headline iNEWS.ID: Pemerintah Coret 1,9 juta daftar penerima bansos hingga Penabrak Anak Gajah di Malaysia Tampil ke Publik

57 tahun lalu

Headline iNews: Puan Peringatkan Budi Arie Jangan Bicara Sembarangan hingga Mobil Seruduk Kerumunan Fans Liverpool

57 tahun lalu

MORNING NEWS: Viral! Sejumlah Pemotor Jebol Separator Busway demi Hindari Tilang Polisi

57 tahun lalu

Kontrak Kerja Sandi Butar Butar Petugas Damkar Depok yang Viral Tak Diperpanjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal