Bupati Sleman Tak Terapkan WFH ASN, Khawatir Pelayanan Publik Kurang Optimal

Tim iNews
Bupati Sleman Harda Kiswaya. (Foto: iNews)

SLEMAN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tidak akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehari sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat. Sebab, pelayanan publik dikhawatirkan tidak maksimal.

"Itu perintah, saya hormati. Berkaitan dengan WFH, kalau di wilayah Kabupaten Sleman itu enggak bisa optimal melayani masyarakat ," ujar Bupati Sleman Harda Kiswaya, Jumat (3/4/2026).

Harda memastikan tidak ada masalah bagi ASN jika tetap masuk kerja di hari Jumat seperti biasa.

Selain soal WFH, Harda juga menjelaskan masih mengkaji dan mengidentifikasi soal pembatasan BBM dinas.

Diketahui, pemerintah secara resmi menetapkan skema WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah adaptif guna menghadapi dinamika global. Penerapan WFH tersebut dilakukan setiap Jumat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

57 tahun lalu

Efisiensi Energi, ASN Jalani WFH Setiap Hari Jumat Mulai April 2026

57 tahun lalu

Efisiensi BBM, DPRD Jawa Timur Resmi Berlakukan WFH bagi ASN Setiap Rabu

57 tahun lalu

Nakes hingga Damkar Pemprov DKI Tak Dapat WFH, Pramono: Tak Ada Ganti Hari

57 tahun lalu

Pemerintah Minta Swasta Juga WFH 1 Hari Seminggu, Tak Boleh Potong Gaji dan Cuti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal