Ayah Tega Bunuh Bayi dengan Racun Tikus

iNews Siang

CIREBON, iNews.id - Nasib malang dialami balita berusia 14 bulan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dia tewas diracuni ayahnya dengan mencampurkan susu formula bersama racun tikus.

Setelah menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Waled, Waled Kota, Cirebon, Kaisar Alfikar, balita asal Desa Babakan Losari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon ini akhirnya meninggal dunia. 

Bayi tak berdosa yang menjadi korban kebejatan ayahnya tersebut meniggal 4 jam setelah tim medis berusaha mengeluarkan racun yang mengendap dalam tubuh korban. Sang bayi meninggal dengan luka bakar di bagian dalam akibat terlalu banyak meminum racun.

Peristiwa naas yang menimpa bayi malang tersebut terjadi akibat percekcokan kedua orangtuanya usai berpisah. Ayah korban yang meminta istrinya pulang dari rantau di Batam mendapat penolakan dari sang istri. 

Ayah korban mengancam akan melakukan bunuh diri bersama anak semata wayang mereka. Ancaman tersebut rupanya tak digubris ibu korban hingga akhirnya dia nekat membeli racun tikus. 

Saat bayinya lapar, sang ayah dengan keji mencampur susu dengan racun tikus hingga membuat korban keracunan hebat.
 
Dalam penyelidikan, petugas kepolisian berencana membawa jenazah bayi malang tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk dilakukan otopsi. Sementara ayah korban yang ditetapkan tersangka, masih tak sadarkan diri usai menenggak air bercampur racun tikus.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan 7 Bayi Hasil Inses, Kuasa Hukum Sampaikan Ini 

57 tahun lalu

Dititipi Mayat Bayi Cucunya Sendiri Hingga Membusuk, Ini Pengakuan Sang Nenek

57 tahun lalu

Video Cemburu, Wanita Penyuka Sesama Jenis Bunuh Bayi 3 Bulan Anak Pasangannya di Bangka Belitung

57 tahun lalu

Video Bayi Tewas Dibunuh karena Mirip Selingkuhan Ibu di Bandar Lampung

57 tahun lalu

Video Sepasang Pelajar SMP di Grobogan Ditangkap, Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal