Alasan Warga Tolak Pemakaman Dita Suprianto

iNews Siang

SURABAYA, iNews.id - Warga Tembok Dukuh, Surabaya, tempat tinggal masa kecil Dita Suprianto, pelaku bom bunuh diri satu keluarga, menolak jasad Ketua Jamaah Ansharud Daulah (JAD) dimakamkan di wilayahnya. Penolakan tersebut sebagai efek jera dan pembelajaran bagi warga lain agar tidak meniru perilaku bom bunuh diri.

Dita yang diduga sebagai pimpinan JAD Surabaya dikenal baik di lingkungan kampungnya. Dia tinggal di wilayah tersebut sejak lahir hingga 2010. Bahkan Dita pernah menjabat sebagai ketua RT selama dua periode pada 2002-2008.

Rencananya, jenazah Dita akan diserahkan ke pihak keluarga. Namun jasad Dita tidak dibawa pulang oleh keluarga, melainkan dimakamkan secara bersamaan dengan pelaku bom bunuh diri lainnya di makam Putat Jaya Surabaya.

Video Editor: Alvian Surya

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Modus Baru Teroris, Jaring Anak Lewat Game Online 

57 tahun lalu

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Gorontalo

57 tahun lalu

3 Terduga Teroris Ditangkap di Batu, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

57 tahun lalu

Tiga Terduga Teroris yang Diamankan Polisi Dikenal Sangat Tertutup

57 tahun lalu

Densus 88 Gerebek Rumah Sekeluarga Terduga Teroris Asal Jakarta di Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal