Aktivis Anak Geram, Ibu dan Kekasih yang Ikat Anak dengan Rantai Tak Ditahan Polisi

Indira Arri
Ifaldi Musyadat
Kasus kekerasan anak oleh ibu kandung bersama sang kekasih dengan cara dirantai di Tabanan, Bali (Foto: inews.id)

TABANA, iNews.id - Kasus kekerasan anak oleh ibu kandung bersama sang kekasih dengan cara dirantai di Tabanan, Bali mendapat sorotan dan membuat geram aktivis anak. Karena usai ditetapkan sebagai tersangka sang ibu DW (40) dan kekasihnya MS (37) tidak ditahan. Aktivis anak menilai Polres Tabanan telah melakukan diskriminasi hukum terhadap anak. 

Mereka juga mempertanyakan keamanan kedua anak DH (6) dan DS (3) yang saat ini ditempatkan di Safe House. Sebelumnya viral di media sosial dua orang anak diikat dengan rantai. Kejadian ini diketahui tetangga setelah dua orang anak ini berteriak dan menangis.

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Diberi Uang, Pemuda di Lampung Tega Perkosa Ibu Kandung dan Adiknya

57 tahun lalu

KPAID Laporkan Kasus Perundungan Bocah Hingga Meninggal Akibat Depresi ke Polres Tasikmalaya

57 tahun lalu

Bocah 4 Tahun Terlantar di Denpasar Akhirnya Bertemu Ayah Kandung

57 tahun lalu

Video 2 Anak Korban Kekerasan Ibu Kandung Membaik, Biaya Ditanggung Pemprov Jateng

57 tahun lalu

Viral, Video Kekerasan di Pondok Pesantren, Santri Jadi Korban Penganiayaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal