Infografis FUI Bubarkan Kuda Lumping, Masyarakat Jawa Diminta Menahan Diri

Stepanus Purba
Infografis FUI Bubarkan Kuda Lumping, Masyarakat Jawa Diminta Menahan Diri. (Infografis: Masyhudi)

MEDAN, iNews.id - Aksi pembubaran paksa pertunjukan kuda lumping atau jaran kepang di Kota Medan oleh massa ormas Forum Umat Islam (FUI), mengundang reaksi dari masyarakat Kota Medan. Perkumpulan Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) meminta masyarakat Jawa yang ada di Sumatra Utara (Sumut) untuk menahan diri pascainsiden itu.

Ketua Pujakesuma Sumut, Eko Supianto mengajak masyarakat mempercayakan kasus hukum tersebut penegak hukum. Dia juga meminta masyarakat Sumut untuk tetap menjaga toleransi pascabentrokan tersebut. Jangan sampai masyarakat terpecah-belah karena tindakan intoleransi seperti yang dilakuka FUI.

Eko mengatakan, jaran kepang merupakan budaya Jawa yang harus terus dilestarikan. Karena itu, FUI tidak seharusnya membubarkan paksa kegiatan itu. Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FUI Bubarkan Kuda Lumping di Medan, Polisi Amankan 1 Orang Terduga Pelaku

57 tahun lalu

FUI Bubarkan Kuda Lumping, Pujakesuma Minta Masyarakat Jawa Menahan Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal