JAKARTA, iNews.id – Wardatina Mawa masih rutin menjalani konsultasi psikolog jelang proses cerai dengan Insanul Fahmi yang rencananya akan didaftarkan ke Pengadilan Agama Medan dalam waktu dekat. Dia mengaku langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan kondisi mentalnya setelah melalui persoalan rumah tangga yang cukup berat.
Di tengah sorotan publik terhadap prahara rumah tangganya, Wardatina memilih fokus pada kesehatan psikologisnya. Menurut dia, berkonsultasi dengan tenaga profesional menjadi cara yang wajar untuk menghadapi trauma yang masih dirasakan hingga kini.
"Iya. wajar lah, kalau emang masih ada rasa trauma tuh wajar lah. Pasti masih ke-trigger lah," ucap Wardatina Mawa saat ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Pengakuan tersebut menggambarkan kondisi emosional Wardatina yang belum sepenuhnya pulih. Dia tidak menampik masih ada momen-momen tertentu yang memicu kembali luka batin akibat konflik rumah tangganya.
Wardatina juga mengungkapkan konsultasi tersebut dilakukan di Bandung bersama seorang dokter bernama Yuli. Dia berencana kembali menjalani sesi tatap muka dalam waktu dekat demi mendapatkan pendampingan yang lebih intensif.
"Iya, entar aku kebantu juga... mau ke Dokter Yuli. InsyaAllah minggu ini ke Bandung. Untuk bertemu langsung dengan Dokter Yuli," ujarnya.
Keputusan untuk rutin berkonsultasi ke psikolog menjadi bentuk keseriusan Wardatina dalam memulihkan diri sebelum menghadapi proses hukum perceraian. Dia menyadari, kesiapan mental sangat penting agar dapat menjalani tahapan sidang dengan lebih tenang dan stabil.