Dia mengingat bagaimana saat itu dia menunaikan sholat Ashar dengan penuh kegelisahan, tapi keyakinan bahwa Tuhan akan mendengar semua doanya.
Meski tidak memahami sepenuhnya arti dari setiap bacaan sholat, dia tetap membaca setiap bagian dengan perlahan. Di tengah sholat itulah air matanya tiba-tiba mengalir.
"Gua nangis sendirian di kamar hotel. Untuk pertama kalinya, dalam situasi gua yang sangat berat karena besok mau operasi, gua malah merasakan sesuatu yang luar biasa," kenangnya.
Perasaan yang muncul saat itu sulit dijelaskan dengan kata-kata. Di tengah kalimat-kalimat sholat yang bahkan belum sepenuhnya dipahami maknanya, Vidi merasa seperti ada ketenangan yang memeluknya.
"Ada rasa seperti ada yang meluk gua," tuturnya.