Viral Netizen Desak Universitas Indonesia DO Mahasiswa FHUI Terduga Pelecehan Seksual di Grup Chat

Tim iNews.id
Ilustrasi mahasiswa FH UI diduga lakukan pelecehan seksual. (Foto: Ilustrasi AI)

"Inilah bukti ‘many people are educated but not well-mannered’. Kayak lu punya pendidikan yang bagus tapi kalau kelakuan lo jelek tuh percuma. Sickkk. Semoga korban yang di-mention di grup, baik-baik aja dan dapat perlindungan dari UI," ungkap @se***. 

"Tolong para HRD, tunjukin power lu kalau orang-orang kayak gini gak pantas bekerja di mana pun. Pelecehan seksual, coy! Bayangin lu sekantor sama orang yang isi kepalanya begitu. Najis," ujar @Lei***. 

"Hukuman yang layak untuk pelaku pelecehan seksual adalah hidupnya dibuat menderita, sehingga tidak ada orang yang menganggap masalah ini sepele karena hukumannya ringan. Jangan beri dia hidup layak, drop out (DO) jalan satu-satunya, lalu hukuman lain menyusul," kata @neb***. 

"Ini tidak bisa hanya minta maaf. Suruh setengah bugil, terus muterin UI ramai-ramai sambil pakai papah depan dada bertuliskan, 'Saya suka susu sapi, harus 4'. Jangan lupa botakin kepalanya, DO, lalu buat hidupnya tidak diterima," ungkap @ren***.

Keterangan Resmi UI atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Ini

Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) Parulian Paidi Aritonang buka suara usai viral tangkapan layar isi percakapan diduga aksi pelecehan seksual dengan korban perempuan. Dalam potongan layar, terlihat anggota grup membahas bagian tubuh perempuan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

16 Mahasiswa FHUI Terduga Pelecehan Seksual di Grup Chat Resmi Dicabut dari Keanggotaan IKM FH

57 tahun lalu

FH UI Buka Suara usai Viral Mahasiswa Diduga Lecehkan Perempuan di Grup Chat

57 tahun lalu

Viral Grup Chat Diduga Mahasiswa FH UI Lecehkan Perempuan, Netizen Miris

57 tahun lalu

Universitas Budi Luhur Nonaktifkan Dosen terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal