"Ressa ini bukan sekadar diakui, dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi. Sampean kalau tinggal di Banyuwangi, sampean tahu. Hidupnya (Ressa) hedon untuk kelas Banyuwangi," kata Iqbal, dikutip Senin (2/2/2026).
Iqbal melanjutkan, "Almarhumah Emilia Contessa menjadikan Ressa ini sopir itu gini, kami ambil sisi positif, (jadi sopir) itu pendidikan untuk anak, supaya anak ini tidak manja."
Di kesempatan yang sama, Iqbal menjelaskan bahwa upah yang diterima Ressa sebagai sopir yaitu Rp2,5 juta, itu sudah besar hitungannya untuk level Banyuwangi.
"Gaji Rp2,5 juta di Banyuwangi itu besar, lho, sehingga ketika kayak orang tua kasih pendidikan ke anak, apa salahnya," ujarnya.
Hingga berita ini dibuat, Denada sama sekali belum menunjukkan batang hidungnya di media untuk mengklarifikasi semua informasi yang beredar.