"Karena hal kecil terjadi, Ca (Marshanda) tiba-tiba ngerasa sakit bipolar itu membuat Caca jadi orang yang sial dan gak beruntung kayak orang yang gak ada mental illness. I feel small," kata Marshanda ke Ibunya melalui WhatsApp, dikutip Kamis (22/1/2026).
Tangkapan layar WhatsApp Marshanda dengan ibunya itu yang menjadi bukti betapa rapuhnya Marshanda saat ini gegara bipolar.
"Ca ngerasa inadequate, incapable, kurang pantas dapetin hal-hall yang bisa bikin bahagia. Ca lupa caranya tahun-tahun kemarin Caca bisa jadi orang yang kuat. Positive thinking, spreading empowerment kayak gitu. Sekarang Caca ngerasa sial, ngerasa small," ujarnya.
"Caca baru sekali ngerasa kayak gini after 17 tahun hidup dengan bipolar. Caca sebelum ini selalu ignore fakta bahwa saya tidak sebaik manusia lain karena saya memiliki bipolar. Jadi, Caca thriving bikin konten, seminar-seminar, support group tentang healing, self love, dan lain-lain," tambahnya.
Dia melanjutkan, "Ca kayak baru saha grieving, karena dapat diagnosa bipolar. Baru sedih, baru patah hatinya sekarang. Literally detik ini. Mungkin Ca denial 17 tahun terakhir, deep in my heart, Ca gak mau terima Ca didiagnosa bipolar. Tapi ini Caca lagi nangis-nangis, ma. Thinking I have to live with it my whole life."