"Saya terima nikah dan kawinnya," kata Ridho, namun penghulu kembali meminta pria 24 tahun itu untuk menghentikan pembacaan ijab kabul.
"Dibayar tunai. Setelah kata tunai, saya terima. Langsung," kata penghulu, lantaran ada jeda sepersekian detik setelah kalimat dibayar tunai.
Penghulu pun kembali meminta ayahanda Syifa dan Ridho untuk mengulang ijab kabul tersebut. Meski RIdho tak membaca ijab kabul dengan satu tarikan nafas, penghulu terlihat mengesahkan pernikahan tersebut.
"Ananda Ridho Syafarudin saya nikahkan dan saya kawinkan kepada saudara putri kandung saya yang bernama Syifa Aisyah Fauziah dengan maskawin berupa perhiasan emas 57,05 gram, uang dolar AS 188, ditambah alat sholat, dibayar tunai," ujar ayahanda Syifa, Rizal Fauziah sambil menjabat tangan calon menantunya.
"Saya terima nikah dan kawinnya kepada Syifa Aisyah Fauziah, putri kandung Bapak dengan maskawin berupa perhiasan emas 57,05 gram, ditambah uang 188 dolar AS," kata Ridho dengan terbata-bata.
"US dolar, plus alat salat dibayar tunai," lanjutnya.
"Sah. Alhamdulillah," tegas penghulu.