Setelah memutuskan berpisah, Angger Dimas mengaku mulai tidak mengetahui kondisi Dante secara detail. Terlebih lagi selama 3 tahun, dia tak berkomunikasi dengan Tamara melainkan komunikasi secara langsung kepada Dante.
"Kami sudah enggak ada hubungan 2 tahun, eh, 3 tahun. Saya komunikasi sama anak saya langsung. (Komunikasi sama Dante) terakhir itu hari Kamis tanggal 22 sampai 25 (Januari)," kata Anger Dimas.
Kendati sedih, Angger ikhlas dengan kepergian anaknya. Namun sebagai seorang ayah, dia bakal berjuang keras mendapatkan keadilan untuk Dante.
"Terpenting sekarang saya sebagai Bapak, saya terus akan berjuang demi anak saya. Saya minta seadil-adilnya," kata Angger.
Diberitakan sebelumnya, putra Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante, meninggal dunia diduga karena tenggelam di kolam renang pada 27 Januari 2024.