Menurut Anang, karakter itu kemungkinan terbentuk karena Aurel adalah anak tertua. Dia bahkan menjadi sosok pertama yang akan memarahi Anang jika terlambat menghubungi keluarga.
"Yang paling besar marahnya itu Aurel. 'Pipi tuh keterlaluan ya! Kenapa enggak ngehubungin kita? Enggak kasih kabar kita?' Marah-marah dia di telepon," kata pelantun Hujan pun Menangis ini.
Bahkan keberanian Aurel memarahi Anang melebihi sang ibu sambung, Ashanty. Bagi Anang, itu adalah bentuk perhatian sang anak.
"Bunda enggak berani kalau aku lagi di meeting, dia diem. Kalau Aurel enggak. Harus nelepon berkali-kali sampai diangkat," ujarnya.