Melejit Lewat Party Rock Anthem
Puncak popularitas Lauren Bennett datang pada 2011 saat berkolaborasi dengan duo elektronik LMFAO dalam lagu Party Rock Anthem. Suaranya terdengar jelas pada bagian refrain ikonik lagu tersebut, sementara penampilannya dalam video musik turut membuat namanya semakin dikenal.
Lagu itu menjelma menjadi fenomena global. Party Rock Anthem memuncaki tangga lagu di lebih dari 20 negara, bertahan enam pekan di posisi pertama Billboard Hot 100, serta hingga kini telah ditonton lebih dari 2,5 miliar kali di YouTube. Billboard bahkan menempatkannya sebagai salah satu lagu paling sukses sepanjang sejarah tangga lagu Hot 100.
Bergabung dengan G.R.L.
Setelah sukses bersama LMFAO, Lauren bergabung dengan grup vokal perempuan G.R.L. pada 2013. Bersama Paula Van Oppen, Natasha Slayton, Emmalyn Estrada, dan Simone Battle, mereka merilis sejumlah lagu populer seperti Ugly Heart, Vacation, serta berkolaborasi dengan Pitbull dalam lagu Wild Wild Love.
Namun perjalanan G.R.L. diwarnai tragedi. Pada 2014, salah satu anggotanya, Simone Battle, meninggal dunia. Kejadian tersebut menjadi pukulan besar bagi grup yang akhirnya vakum sebelum beberapa anggotanya kembali menghidupkan G.R.L. beberapa tahun kemudian.
Di luar karier bersama grup, Lauren Bennett juga merilis karya solo dan mengisi soundtrack sejumlah film Hollywood, termasuk Date Night dan 21 Jump Street. Pada 2017, dia bahkan membentuk duo musik bergenre country/folk bersama sang kakak, menandai babak baru dalam perjalanan musikalnya.
Kepergian Lauren disambut banjir ucapan belasungkawa dari rekan sesama musisi dan para penggemarnya. Dalam pernyataannya, G.R.L. mengenang Lauren sebagai sosok yang penuh kasih, membawa tawa, dan meninggalkan kenangan yang tak akan terlupakan.
Meski telah tiada, suara Lauren Bennett akan terus hidup melalui karya-karyanya, terutama Party Rock Anthem, lagu yang menjadi salah satu anthem musik pop dan dance paling ikonik pada era 2010-an.