Pengalamannya mengurus Panti Asuhan milik kedua orangtuanya juga menjadi bekal untuk terus menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang-orang sekitarnya, seperti prinsip hidup yang dipegang teguh selama ini.
"Karena menurut aku sendiri Miss Indonesia itu adalah sebuah platform yang cocok dan sesuai dengan misi-misi aku, di mana aku diajarkan untuk menjadi berkat dan juga berkontribusi untuk lingkungan aku," katanya.
Selama dua kali berturut-turut mengikuti Miss Indonesia, Annesha menyadari persaingan antar peserta begitu ketat untuk memperebutkan mahkota. Tapi lebih dari itu, seluruh peserta bukan hanya bersaing secara fair, tapi juga saling melengkapi dengan kelebihan masing-masing untuk terus berkontribusi memajukan bangsa ini.
"Dari tahun lalu dan juga tahun ini, dari setiap teman-teman dan juga setiap miss yang datang di sini, aku percaya banget bahwa setiap audisi pasti sulit. Tapi yang aku senang dari Miss Indonesia ini adalah walaupun kita bersaing, tapi kita bersaing secara sehat. Kita tidak saling senggol-senggolan tapi kita tetap saling melangkapi," ujarnya.