Pesan Menohok Astrid Kuya untuk Pelaku Penjarahan Rumahnya, Emosional Banget!

Ravie Wardani
Astrid Kuya menangis, merasa jadi korban fitnah hingga rumah dijarah. (Foto: Instagram)

Astrid berani bersumpah bahwa dia dan suaminya selama menjabat sebagai wakil rakyat berusaha untuk selalu amanah. Sebab, jabatan sebagai anggota DPR atau anggota DPRD adalah titipan dari rakyat. 

"Setiap kami turun ke masyarakat, apa yang diberikan oleh pemerintah, itu kami berikan semua kepada masyarakat, tidak ada dipotong sepeser pun, karena saya tahu itu amanah," kata Astrid sambil menangis. 

"Setiap program yang ada dari pemerintah kami turunkan langsung tanpa ada potongan atau apa pun, karena itu hak masyarakat. Itu saya sangat amanah, saya selalu bilang sama tim saya, apa yang menjadi hak mereka harus diberikan, mereka mendapat sekian, berikan apa yang mereka dapatkan," tambahnya. 

Di postingan itu, Astrid pun memberi klarifikasi bahwa video-video yang berisi narasi Uya Kuya, semua adalah hoaks. Karena itu, dia merasa telah menjadi korban fitnah.

"Yang beredar di sosial media (yang) katanya suami saya meledek atau Rp3.000.000 sehari atau segala macem, tidak ada suami saya berkata begitu," kata Astrid Kuya. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Istri Uya Kuya Soal Penjarahan: Saya Korban Fitnah, Rumah Ini Bukan Hasil DPR!

57 tahun lalu

5 Anak Terlibat Penjarahan Rumah Uya Kuya, KPAI-Polisi Sepakat Pakai UU Anak

57 tahun lalu

Astrid Kuya: Tidak Ada Sepeser Pun Duit DPR untuk Membangun Rumah Itu!

57 tahun lalu

Jadi Anggota DPRD, Astrid Kuya Pastikan Tak Pernah Ambil Duit Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal