"Dan ini bukan tentang opini, melainkan pertanggungjawaban di hadapan manusia dan terlebih di hadapan Allah SWT," ujarnya.
Menurut Taqy, amanah adalah kehormatan, dan kehormatan dijaga oleh kejujuran bukan dengan diam.
"Saya membuka ruang ini dengan niat baik agar segala hal menjadi terang, agar tidak ada syubhat yang tersisa, dan agar kepercayaan umat tetap berdiri di atas kejelasan (bukan asumsi atau tuduhan liar semata)," ungkapnya.
"Semoga Allah menjadi saksi atas niat dan langkah kami, dan memberikan keberanian kepada siapa pun yang berada di atas kebenaran untuk berdiri dengan tenang dan terbuka. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" tambahnya.
Terkait kapan live Instagram untuk tabayyun ini akan diselenggarakan, Taqy mengatakan, menyesuaikan kesepakatan. Namun, dia mengaku bahwa lebih cepat lebih baik.
Hingga kini, konflik ini masih terus bergulir panas di media sosial. Instagram Taqy pun mulai banyak dibanjiri komentar negatif atas tuduhan yang sudah menyebar luas di media sosial.